Tampilkan postingan dengan label radang tenggorokan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radang tenggorokan. Tampilkan semua postingan

Makanan Ringan Memperparah Batuk-Radang Tenggorokan

Sebenarnya Radang tenggorokan dan batuk sama saja. Batuk merupakan bagian dari tanda-tanda radang tenggorokan. Batuk merupakan reaksi pertahanan tubuh terhadap masuknya benda asing didalam saluran pernapasan. Benda asing yang dimaksud adalah bakteri atau virus yang masuk kesaluran napas. Tubuh berusaha mengeluarkannya dengan cara batuk. Radang dalam istilah kedokteran disebut inflamasi. Inflamasi adalah suatu reaksi perlawanan tubuh terhadap masuknya patogen ke dalam tubuh, pathogen itu umumnya adalah virus atau bakteri. Saat tubuh mengadakan perlawanan akan timbul tanda-tanda peradangan seperti panas, bengkak, nyeri sampai gangguan fungsi organ yang terkena radang.
Radang tenggorokan bisa mengenai tonsil (amandel) atau tenggorokan (faring), bisa juga mengenai kedua hal tersebut. Gejala radang tenggorokan ditandai dengan batuk. Bisa batuk kering atau batuk berdahak,bisa disertai nyeri saat menelan dan demam.
Karena penyebab utama radang adalah infeksi, berarti makanan bukan penyebab utamanya. Salah bila ada anggapan makan mie, snack bumbu sebagai pemicu radang. Meskipun begitu makanan tersebut dapat memperparah radang tenggorokan. Sebaiknya bunda memperhatikan makanan saat anak batuk, karena makanan yang dikonsumsi bisa menimbulkan iritasi didaerah tenggorokan.

Cara Alami Mengurangi Radang Tenggorokan

Cara alami mengurangi radang tenggorokan. Menderita radang tenggorokan tentu sangat menyulitkan, apalagi saat menelan atau berbicara. Namun ada beberapa cara alami untuk mengurangi radang tenggorokan yang sedang diderita.
 makan bawang putih. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang bisa membunuh bakteri, jadi cobalah mengunyah bawang putih agar bisa membunuh bakteri penyebab radang tenggorokan
Berkumur dengan air garam hangat. Berkumur dengan air garam hangat lumayan ampuh untuk mengatasi radang tenggorokan. Sebab air garam membantu tenggorokan meredakan inflamsi dan mengurangi rasa sakit. Bisa anda lakukan setiap tiga atau empat jam sekali.
Konsumsi cairan dalam jumlah banyak agar tenggorokan tetap lembab, cairan tersebut akan menyapu bakteri yang terkumpul didalam tenggorokan.
Hindari gula dan semua makanan olahan. Gula akan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memperparah penyakit, karena itu sebaiknya dihindari. Makanan olahan yang mengandung karbohidrat olahan, lemak trans, bahan tambahan yang berbahaya bagi kesehatan juga mempunyai dampak yang sama. Jadi ada baiknya menghindari keduanya.
Minum jus lemon tanpa gula. Campurkan 2 sendok makan jus lemon kedalam segelas air hangat. Hindari penambahan gula. Minumlah 2-3 kali sehari(30-60 menit sebelum makan). Cara ini bisa meredakan rasa sakit dan iritasi pada tenggorokan. Hindari minum lemon setelah makan karena bisa menimbulkan asam lambung.

Khasiat Menakjubkan Jus Lemon Madu

Khasiat Menakjubkan Jus Lemon Madu. Bila diminum teratur, jus lemon madu dapat mencegah sekaligus mengatasi flu, obesitas, gangguan pencernaan, bahkan kanker usus besar.Kombinasi jus lemon dan madu tak hanya menyegarkan dan bisa melepaskan dahaga, tapi juga  baik bagi kesehatan asalkan diminum secara teratur. 

Apa saja manfaatnya? Berikut penjelasannya.

1. Menurunkan Berat Badan
Anda dapat menambahkan beberapa tetes madu dalam segelas minuman lemon hangat. Selain membakar kalori, minuman ini juga mengandung banyak asam sitrat dan antioksidan. Anda bisa meminumnya sebelum atau setelah makan.

2. Menyembuhkan Gangguan Pencernaan
Kombinasi air hangat, jus lemon, dan madu, dapat membantu membersihkan racun (detoksifikasi) dan membuat kulit bersinar.

3. Mengobati Sakit Tenggorokan
Tenggorokan Anda terasa gatal saat batuk? Atasi keluhan tersebut dengan minuman ini. Madu memiliki sifat anti-bakteri yang dapat membunuh bakteri dan kuman yang menyebabkan masalah tenggorokan. Sedangkan air hangat juga dapat membantu membersihkan tenggorokan dan mengencerkan dahak.

4. Mencegah Batu Ginjal
Sering menahan kencing, minum sedikit air, dan asupan kalsium yang berlebihan dapat menyebabkan batu ginjal. Untuk mencegah keluhan itu, Anda dapat menyeruput jus lemon madu secara teratur, karena minuman ini dapat menghilangkan kelebihan kalsium dari darah dan tubuh.

5. Mencegah Kanker Usus Besar
Madu memiliki banyak antioksidan yang dapat melawan pembentukan tumor. begitu pula dengan lemon yang juga kaya antioksidan. Tak heran bila jus lemon madu dapat membantu melawan risiko kanker usus besar, bila dikonsumsi secara teratur.
sumber http://www.beritasatu.com/diet/86435-5-khasiat-menakjubkan-jus-lemon-madu.html

Radang Tengorokan Jangan Buru-buru Beri Antibiotik

Ketika radang tenggorokan menyerang, tak sedikit dokter meresepkan antibiotik. Padahal, tidak semua radang tenggorokan harus diatasi dengan antibiotik.
Sebuah temuan baru yang disampaikan para pakar di Infectious Diseases Society of America (ISDA) menyebutkan sebagian besar radang ini disebabkan oleh virus. Menurut pakar di ISDA, seperti dikutip oleh Live Science, hanya radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri streptococcus yang membutuhkan antibiotik seperti penicillin atau amoxicillin. Bakteri strep, nama panggilan streptococcus, juga tidak tepat jika diatasi dengan antibiotik jenis azithromycin dan cephalosporin, karena mereka semakin resisten dengan obat ini.
Setiap tahunnya ada 15 juta orang terkena radang tenggorokan di Amerika Serikat, dan 70 persen di antaranya mendapat antibiotik sebagai obat. Padahal hanya sebagian kecil yang terkena radang tenggorokan strep, yakni 20-30 persen anak-anak dan 15 persen dewasa.
Pertanyaan yang muncul tentunya adalah bagaimana membedakan radang tenggorokan yang disebabkan strep dan yang disebabkan virus. Menurut petunjuk dari ISDA, radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus mempunyai gejala hidung berair, batuk, suara serak, dan sariawan.
Sementara radang tenggorokan akibat strep ditandai dengan gejala demam yang tiba-tiba tanpa hadirnya batuk dan pilek, rasa sakit di tenggorokan, serta susah menelan.
Karena itu ISDA menyarankan dokter-dokter di AS melakukan tes deteksi antigen jika mencurigai radang tenggorokan strep. Jika hasilnya negatif, maka ISDA menganjurkan dilakukan pemeriksaan kultur tenggorokan bagi anak-anak dan remaja. Pasien dewasa dan bayi sampai berusia 3 tahun tidak membutuhkan pemeriksaan ini.
ISDA menyatakan, petunjuk yang mereka keluarkan bukan untuk menggantikan peran dokter tapi untuk mendukung praktisi medis ini dalam membuat keputusan.