Tampilkan posting dengan label batuknya menyerang saat berbaring atau tertidur. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label batuknya menyerang saat berbaring atau tertidur. Tampilkan semua posting

Dua Jenis Sulit Tidur

Dua Jenis Sulit Tidur

1.Sleep Onset
Anda berbaring di tempat tidur tapi tak mampu tertidur.

2.Sleep Maintenance
Anda mudah tertidur dan bangun jam dua dini hari dan tak mampu lagi tertidur.

Penyebab Sulit Tidur:
Kecemasan atau ketegangan,
Perubahan besar dalam hidup seperti pindahan ke rumah baru, pekerjaan baru dan masalah pernikahan.
Rasa nyeri atau ketidaknyamanan,
Kelebihan kafein atau alkohol ,
Depresi.

Cara Mengatasi:
1. Bila insomnia atau sulit tidur disebabkan oleh depresi, konsultasikan masalah ini dengan dokter ahli kejiwaan.
2. Kadar gula darah yang rendah di malam hari menyebabkan pengeluaran hormone pengatur glukosa. Ini menyebabkan Anda jadi terjaga. Jadi jika terjaga di waktu dini hari dan lapar, mungkin Anda mengalami hipoglikemi atau gula darah terlampau rendah. Ini harus dikonsultasikan dengan dokter.
3. Kurangi kafein, khususnya di malam hari.
4. Serotonin adalah zat kimiawi yang penting untuk memulai tidur. Produksinya bergantung pada keberadaan tryptophan. Minuman beralkohol menghambat tryptophan untuk mencapai otak. Oleh karena itu untuk mereka yang kesulitan tidur, alkohol dilarang diminum paling tidak empat jam sebelum tidur.

Herbal untuk Sulit Tidur:
1. Markisa digunakan sebagai bahan yang sifatnya sedatif oleh suku bangsa Aztec. Ahli herbal bangsa Barat juga menggunakan buah ini sebagai bahan sedative buat yang sulit tidur.
2. Minyak esensial lavender juga bagus untuk membantu tidur. Oleskan setetes minyak esensial lavender di pergelangan tangan tempat nadi berdenyut, di pelipis dan di bawah hidung sebelum mematikan lampu utuk tidur. Lavender akan merilekkan pikiran dan tubuh.
3. Ketika terbangun di malam hari, ambillah satu sendok teh madu dan kembali tidur. Madu akan menstimulasi produksi serotonin di otak untuk membantu tidur.


sumber facebook.com/TipsGayaHidupSehat

Cara Mengatasi Insomnia dengan Air Dingin

mengatasi sulit tidur
TRIBUNNEWS.COM - Apa yang Anda lakukan ketika mengalami insomnia? Mungkin Anda akan berusaha membuat diri mengantuk dengan menonton acara yang norak di televisi, membaca buku yang membosankan, hingga minum obat tidur.
Tetapi ada cara lain untuk mengatasi sulit tidur ini, kompres kepala Anda dengan air dingin.
Para dokter dari University of Pittsburgh School of Medicine melakukan suatu eksperimen untuk mengatasi pasien yang menderita insomnia. Sebanyak 12 pengidap insomnia primer (yang mengalami kesulitan tidur akibat stres) dan 12 pasien dengan kesehatan yang terkontrol, diberi tudung plastik yang berisi air dingin di kulit kepala dan dahi. Sebab, pengidap insomnia diketahui memiliki aktivitas otak yang lebih tinggi daripada mereka yang tak punya gangguan tidur.
Nah, tudung ini rupanya menurunkan suhu prefrontal cortex, bagian otak yang mendorong untuk tidur lelap. Akibatnya, aktivitas otak melambat, dan mendorongnya untuk beristirahat.
Setelah mengenakan tudung khusus tersebut, para pengidap insomnia ini tertidur dengan cepat. Mereka hanya butuh 13 menit untuk tertidur, yang artinya bahkan lebih cepat daripada pasien yang sehat (yang membutuhkan rata-rata 16 menit untuk terlelap). Kedua kelompok responden ini juga menghabiskan 89 persen dari waktu mereka di tempat tidur untuk tertidur lelap.
"Penemuan paling berarti dari studi ini adalah bahwa kita bisa mendapatkan dampak yang menguntungkan bagi penderita insomnia melalui mekanisme yang aman, dan mudah disediakan di rumah," papar Dr Eric Nofzinger, salah satu tim peneliti.
Meskipun demikian, ide memakai headcap berisi air dingin ini mungkin tidak semudah kedengarannya. Misalnya, seberapa dingin suhunya? Selain itu, kebanyakan dari kita tentu merasa tidak nyaman saat menempelkan sesuatu yang dingin pada kepala, apalagi di tempat tidur.
Dalam penelitian dua tahun sebelumnya, para spesialis masalah tidur di Inggris pernah menyarankan cara yang lebih simpel untuk mendinginkan tubuh. Menurut profesor Jim Horne dari Loughborough University, Anda bisa meletakkan kipas angin di samping tempat tidur untuk menghembuskan udara dingin ke arah muka. Begitu darah yang dingin dari pipi mengalir ke jantung, darah akan mengalir sepanjang arteri sambil membawa darah yang lebih hangat ke arah lain dari otak.
"Darah yang lebih dingin memasuki otak, dan menyebabkan tidur yang lebih nyenyak. Anda hanya butuh sedikit hembusan angin ke arah wajah," paparnya.
TRIBUNNEWS.COM

Jenis Batuk

Jenis batuk

Batuk terbagi menjadi dua tipe. Batuk kering dan batuk berdahak.  Batuk kering timbul karena adanya sensitivitas pada bulu-bulu getar di tenggorokan, misalnya jika timbul alergi. Alergi bisa timbul jika bulu-bulu getar terkena benda-benda, seperti es atau makanan yang pedas, sehingga tidak kuat dan akhirnya menimbulkan batuk.

Sedangkan batuk berdahak adalah batuk yang disertai dengan keluarnya lendir. Lendir ini bisa berasal dari peradangan pada paru-paru. ''Lendir itu akan keluar bersama batuk. Misalnya penyakit TBC. Karena itu, orang yang menderita TBC tidak boleh membuang lendirnya di sembarang tempat. Sebab begitu dia batuk dan membuang lendir, maka kumannya akan ikut keluar,''

Secara umum penyakit batuk akan lebih mudah menyerang orang pada peralihan musim, terutama bila terjadi perubahan temperatur udara mendadak dari musim panas ke musim dingin atau penghujan. Kondisi tubuh yang tidak fit juga memudahkan terkena penyakit, khususnya batuk.

Yang harus diwaspadai, adalah batuk yang terjadi pada orang tua. Terutama bila batuknya menyerang saat berbaring atau tertidur sebab bisa jadi hal itu merupakan gejala gagal jantung.

''Seorang yang berusia lanjut ketika sedang tidur lalu batuk-batuk, tapi setelah dia bangun batuknya reda, maka ini perlu diwaspadai. Sebab hal ini bisa terjadi karena jantungnya membesar sehingga menimbulkan gagal jantung. Gejala lainnya, jika baru sedikit berjalan, dia sudah terengah-engah atau kecapaian,''
Pengobatan untuk jenis batuk kering dilakukan untuk menekan atau meredakan batuknya. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan, menghindari terganggunya tidur dan kelelahan serta kemungkinan berbahaya bagi pasien. Pengobatannya dilakukan dengan menghilangkan refleks batuk secara sentral. Sedangkan untuk batuk berbatuk berdahak, pengobatan dilakukan untuk mengeluarkan dahaknya.

dmoz.org
Subscribe to me on FriendFeed