Follow my blog with Bloglovin

Makanan Yang Mengatasi Depresi

Ghiboo.com - Depresi kerap kali diderita oleh kebanyakan orang. Kesibukan yang padat membuat orang memiliki sedikit waktu untuk kesehatan emosional dan mental.

Salah satu cara untuk mengatasi depresi, kita harus mengonsumsi makanan seimbang dan sehat, sehingga bisa membantu kita untuk mempertahankan dan meningkatkan suasana hati. Berikut ini beberapa makanan yang dapat melawan depresi dilansir melalui Boldsky (19/6).
Almond

Kekurangan magnesium ternyata bisa memicu produksi neuropathologi yang menyebabkan terjadi depresi. Nah, almond merupakan sumber magnesium yang baik untuk melawan depresi. Anda juga bisa makan makanan lain kaya magnesium, seperti kacang hitam, bayam dan kentang.
Makanan laut

Radikal bebas merupakan salah satu penyebab utama depresi. Radikal bebas membunuh sel-sel hidup alami yang memicu masalah psikologis. Rutinlah mengonsumsi makanan laut, seperti salmon, tuna, harding dan pollock, untuk melawan radikal bebas dan mengontrol depresi.
Susu

Jika Anda merasa tertekan, coba minum susu atau produk susu lainnya, seperti yogurt. Susu mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi dan membantu Anda merasa lebih segar dan menjadi lebih positif karena susu dapat mengurangi radikal bebas. Pastikan tidak menambah kafein dalam susu karena justru akan memperburuk depresi dalam jangka panjang.
Ayam

Ayam kaya akan protein dan juga mengandung asam amino esensial yang disebut tirosin. Akibatnya, ayam bisa membantu menjernihkan pikiran dan meningkatkan energi di siang hari.
Karbohidrat

Bagi pediet, makanan mengandung karbohidrat pasti dihindari. Padalah sebuah uji coba membuktikan bahwa karbohidrat dapat menaikkan mood Anda karena meningkatnya produksi enzim serotin.
Cokelat hitam

Kakao dalam cokelat hitam memiliki sifat anti-depresi karena menaikkan enzim serotin, dopamin dan phenylethylamine yang semuanya terkait dengan perasaan bahagia. Coklat hitam juga mengandung vitamin B yang baik untuk kesehatan otak.

Sebuah penelitian dari Harvard University menunjukkan bahwa cokelat memiliki zat yang mampu menjadi salah satu neutransmiter yang mengurangi depresi.

Tidak ada komentar: