Follow my blog with Bloglovin

Makanan Penyebab Migrain

Makanan Penyebab Migrain migrain dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Hindari lima makanan ini yang menjadi pemicunya.
Ketika migrain atau sakit kepala sebelah menyerang, berbagai aktivitas dapat terbengkalai. Ketahuilah apa saja penyebabnya, agar Anda dapat meminimalisir risiko serangannya.

Berikut beberapa makanan penyebab sakit kepala sebelah ini, sebagaimana dilansir Real Beauty.

Anggur merah
Anggur jenis ini mengandung tyramine yang tinggi, yaitu zat yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Akibatnya, kepala jadi berdenyut-denyut sakit.

Bacon atau daging asap
Bacon tidak baik untuk kesehatan kepala karena mengandung nitrit yang tinggi. Terlalu banyak nitrit pembuluh yang memasok darah ke otak meluas sehingga menyebabkan migrain.

Pemanis buatan
Asam amino pada pemanis buatan atau aspartam dapat menyerang dan merusak sel-sel otak.

MSG
MSG dalam bumbu penambah rasa atau penggurih menyebabkan sakit kepala yang sangat buruk.

Salami
Salami memiliki kandungan nitrat yang dapat memicu nyeri migrain. Lebih baik pilihlah makanan sehat seperti daging segar.
(tty)

Mengatasi Migrain

Cara Mengatasi Migrain Dilansir Boldsky, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk Cara Mengatasi Migrain tanpa minum obat, semoga bisa membantu mengatsi masalah Anda:

1. Makan tepat waktu
Mengabaikan jam makan karena beberapa hal akan berefek pada kesehatan Anda. Apabila Anda terserang migrain dan melakukan diet di saat bersamaan, jangan buat kesalahan dengan mengira bahwa melewatkan makan akan membantu Anda menghilangkan lemak tubuh.

Hal ini justru akan meningkatkan kadar gula darah dan akhirnya yang akan mengakibatkan migrain. Selain itu, tingkat keasaman lambung juga mempengaruhi otak dan dapat menyebabkan sakit kepala. Jadi, jika tak ingin terserang migrain, makanlah tepat waktu dan teratur atau jangan makan terlalu sedikit.

2. Olahraga
Tubuh yang sehat akan membuat pikiran juga sehat. Agar selalu sehat dan aktif, maka olahraga secara teratur menjadi kuncinya. Jika Anda Terserang Stress, cobalah untuk berjalan santai, berenang atau Bersepeda selama beberapa jam. Percayalah, kemungkinan terserang migrain akan menurun bila kegiatan tersebut dilakukan secara rutin.

3. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup akan mencegah sakit kepala atau migrain. Tidak kurang dan tidak terlalu berlebihan. Idealnya, orang dewasa sebaiknya tidur selama 6-7 jam dan tidak lebih dari 9 jam sehari. Pertahankan jadwal tidur seperti ini untuk hasil terbaik.

4. Berhenti dari kebiasaan buruk
Merokok dan minum alkohol dapat meningkatkan serangan migrain. Nikotin tidak hanya menyebabkan radang di tenggorokan dan paru-paru tetapi juga membuat Anda kecanduan. Alkohol juga mengandung tyramine yang memicu migrain apabila dikonsumsi secara berlebihan.

5. Istirahat cukup
Para pekerja memang sangat rentan terserang migrain. Bekerja non stop tanpa istirahat tentu saja memicu stres dan ketegangan di leher dan punggung. Jadi, untuk mengurangi tekanan dalam pekerjaan cobalah untuk keluar dari ruang kerja selama beberapa waktu.

Penyebab Batuk di Malam hari

Penyebab batuk di malam hari bisa karena iritasi pada saluran pernafasan. Dimana kalau kita menderita batuk dimalam hari pasti sangat mengganggu istirahat malam. Malam hari yang seharusnya bisa tidur nyenyak tapi malah dibebani oleh batuk yang membandel.

Penyebab batuk di malam hari adalah bentuk reaksi dari tubuh terhadap gangguan seperti alergi, aroma yang menyengat, atau asam lambung. Apabila Anda menderita batuk id malam hari sudah lama dan tidak kunjung sembuh, sebaiknya selain mengkonsumsi obat dokter perlu juga melakukan perubahan pola hidup. Perubahan pola hidup yang dimaksud adalah merubah kebiasaan atau gaya hidup yang salah, diantaranya seperti makan dimalam hari sebelum tidur.

Pola makan seperti ini sangat tidak baik untuk kesehatan, karena makanan yang sedang dicerna pada saat berbaring dapat merembes naik ke saluran pernafasan, sehingga akan menyebabkan iritasi dan batuk. Akibat yang lebih serius dengan pola makan seperti ini gangguan sakit maag (asam lambung).

Selain itu hindari atau kurangi dulu mengkonsumsi makanan yang dapat memicu timbulnya batuk seperti makanan berminyak, dan makanan yang dapat menyebabkan rasa panas sehingga menimbulkan batuk dimalam hari. sumber dwi-jo